Showing posts with label nasehat diri. Show all posts
Showing posts with label nasehat diri. Show all posts

Yaa Rabb..

Read more >>

If you just have faith in Him..



He's the one who knows you best..
He knows what's in your heart..
You'll find your peace at last..
If you just have faith in Him..

- Utk mereka yang menikmati kesendirian sebagai sebuah pilihan -
- Utk mereka yang akan menjadi pemenang masa depan -

Read more >>

Masa Depan..?


Yaa itulah masa depan..yang sebenarnya tak terlalu njlimet untuk dipahami. Cukup Allah dengan redaksi-Nya: "Dan bagi-Nya lah segala kunci -pengetahuan- atas hal-hal ghaib, yang tidak diketahui oleh siapapun selain-Nya. Allah mengetahui segala apa yang di darat dan di laut..", maka teranglah apa yang selama ini sering kita menyebutnya MASA DEPAN.

Masa depan, adalah bagian dari hal ghaib. Tak ada kuasa sedikitpun manusia untuk menjadikan semua rencananya menjadi suatu yang PASTI. Namun, di sinilah titik indahnya perencanaan, doa dan ikhtiar. Kita sedang melakukan tawar menawar dengan diri sendiri; seberapa matangkah kita membuat sebuah perencanaan..?? Beranikah untuk mengambil segala risiko suatu perencanaan..?? Sanggupkah untuk menjalani hasil perencanaan..?? MENJALANI MASA DEPAN..!

Yakin..!!
Di hidup ini ada kekuatan yang Mahakuat. Kekuatan yang tidak akan membiarkan segala perbuatan baik berakhir sia-sia.. Janji-Nya, bahwa balasan suatu kebaikan adalah kebaikan..

Kita berikhtiar, biarkan menejemen Allah yang memberikan hasilnya.. :-)

26 Sep 2012




Read more >>

"Jangan beranjak sedikitpun..!"


--fa shabrun jamiil..dan kesabaran itu sungguh merupakan satu keindahan--
--wa maa shabru illa lillah..dan tidaklah kesabaran itu kecuali hanya kepada Allah--

Bukankah ayat di atas adalah gambaran kesabaran yang  Allah berikan untuk manusia...???
Sabar dalam menjalani proses hidup, ikhtiar pada bingkai kebaikan, iyaa,,karena memang sabar adalah kebaikan.

 “..dan tidaklah balasan atas suatu kebaikan itu kecuali kebaikan pula”.
Lantas, bukankah ayat ini merupakan jaminan atas sebuah kesabaran..?? Iya..jika sabar dalam hal kebaikan..!

Jadi, jika saat ini apa yang sedang kita ikhtiari adalah proses untuk mendapatkan ridha-Nya, bolahkah kita membuat setitik putus asa atau  bahkan su’uzhan kepada-Nya..?? Sabar..! Jangan sedikitpun ada ruang putus asa dalam hati.. Tetap di sana..! Tetap pada kesabaran ini..! Jangan beranjak sedikitpun, karena ada Allah yang selalu bersama hamba-hamba-Nya yang sabar..

Dan..jauhkan sabar dari air mata…!

Serius..YA..tetaplah di sana..!




*Jogja, 28 Agst 2012

Read more >>

تهمس في أذن الارض

أفضــل القــلـــوب : قــلــب لا يغــيــب عــنــه الصــدق  ♥
أفــضـــل الــنــاس : شــخــص لا يـنــسـاك لأنــه يُحــبــك فــي الله ♥
 أفــضــل الأيـــام : يـــوم يــمــر بــك بــلا ذنــب ♥
 أفــضــل هــديـــة : دعــاء يُــرفــع لــك و أنـــت لا تـعــلــم ♥ 

-♥- Sebaik-baik hati, adalah hati yang tidak pernah kehilangan kejujuran..-♥-

-♥- Sebaik-baik manusia, adalah ia yang tidak pernah melupakanmu karena ia mencinta*mu karena Allah..-♥-

 -♥- Sebaik-baik hari, adalah hari yang kau lalui tanpa dosa..-♥-

 -♥- Sebaik-baik hadiah, adalah do'a yang diangkat ke langit sedangkan kamu tidak mengetahuinya..-♥-

Kawan...dan tahukah kamu tentang hal yang paling indah...??? Hal yang akan menjadikan hidup ini kian tenteram...??? Hal yang akan menjadikan segala harapan menemui titik tawakalnya...???

تهمس في أذن الارض ،،، تسمعك السماء..

SUJUD..membawa segala kerendahan diri, mencium dan berbisik pada bumi, lalu biarkan langit mendengarmu..

*untukmu yang di sana..semoga Allah menjagamu..
Read more >>

Anyone...

Anyone can bacome angry -that is easy, but to be angry with the right person, to the right degree, at the right time, for the right way- this is NOT easy.. Aristotle The greatest treasures are those INVISIBLE to the eye but felt by the HEART..! 11/13/12
Read more >>

Nasehat Seorang Muallaf

Selama kurang lebih satu jam yang lalu, ane menyimak wawancara di salah satu program TV dengan seorang wanita Mu’allaf. Namanya Aisyah, ia seorang mantan pramugari maskapai penerbangan terkenal. Sungguh mengharukan banget, ia banyak memberikan nasehat untuk menyadarkan kita sebagai seorang muslim. Mengingatkan kita tentang apa yang seharusnya kita lakukan dan cari demi cinta dan mendapatkan cinta Rasulullah Saw..

Dalam 20 menit wawancara, hampir sebagian waktunya ia tak kuasa menahan tangis. Mungkin karena tak bisa mengungkapkan kesyukurannya atas nikmat iman yang tidak bisa dibandingkan dengan dunia seisinya..

Untuk siapapun yang kebetulan berkunjung ke blog ini, ini ane tulis ulang dari beberapa bagian wawancara yang bisa ane tangkap. Karena wawancaranya menggunakan bhs Inggris, ada banyak ungkapan yang ane tidak faham. Translate bhs Indonesianya ada di bagian akhir..

Pada beberapa bagian yang penting dan "cukup" mengetuk hati, tulisannya sengaja ane tebalkan..

Semoga apa yang sedikit ini menjadi catatan amal di akherat,,amiin..


English text.

TV: “Aisyah, would you like to talk something you know about prophet Muhammad Saw..?”

Aisyah: “Rasulullah Saw., the most talked about man, and continued to be, I mean in every aspect of his life is recorded. We don’t have to struggle to find that how he lived, how he ate, how he talked. No other person’s life has been recorded, no other human being or any others thing has been given such attention that,. subhanaLlah,, it will be difficult to choose what part of prophet Muhammad to talk about.. I knew Islam since I was born, my neighbor are moslem, my best friends are moslem, but the sadness thing is they never invited us to Islam, they treated us like those ‘kafeer,,kafeer’. We never saw the holy Quran, we were never supposed to check the Quran, you know those ‘naajes’ (dirty)..

Yet we knew those, I knew those something about Islam that I would not to be part of that. For me Islam was not a religion, it was something Arab for the Arab. But I did not know that Islam was something I could be part of, I did not know that, and I was not invited, I was made to feel I did not invited.

You can imagine I went to Mecca for nine years as a stewardess, hearing all people said “Labaika Allahumma labaika / my Lord I come” and not knowing what it what. But thanks God maybe Allah had not mad for me to be a Moslem then, because probably I wouldn’t have found it.. Before being a Moslem, I knew Prophet Muhammad just an Arab man, a crazy man who went around with his sword in the hand and probably freezen every body to cut off their head. I don’t even know what, because he was not introduced to me. So I can’t really say I knew Muhammad. The only thing I knew about Muhammad we had to know this thing about this 622 H. to pass the exam.

After Islam, what just I can say, sometimes I can’t wait for death to come because I really want to see his face in reality. What can I say about the man that Allah chose to be the carrier of the last message, the mercy of human kind. What can I say about Prophet Muhammad, I really don’t have those words (*crying).


TV: “What is your advice for youth Moslem..??”

Aisyah: “It’s not too late to open our eyes to look at the world, to take an advantage and give them the message, deliver the message. We have to deliver the massage by action. Because we don’t have a lot of time.. And how can anyone hope the intercession of Prophet Muhammad when we ignored him in this life,..?? Can we really hope that one day in doomsday we will be able to walk with him on the “shirat” when we did nothing for him…?? It’s very simple mathematic..! If we love somebody, we follow him, we follow her, we what for him/her.. What do we do for our lover…??”


TV: “If our prophet Muhammad Saw. is standing here now, what will you do…??

Aisyah: “Maybe,,maybe,,(*crying),,maybe I just want to ask him to wake up the Moslem, to wake up all people to receive his message before an end comes, before we will not able to do anything.. I swear there is no god but Allah and Muhammad is His prophet..


Translate Indonesia

TV: "Aisyah, bisakah kamu bercerita apa yang kamu ketahui tentang nabi Muhammad Saw..??"

Aisyah: "Rasulullah Saw., adalah sosok yang paling dibicarakan, dan akan terus dibicarakan, maksudku segala aspek dari kehidupan Rasulullah Saw. semuanya terekam dengan baik. Kita tidak perlu repot untuk mencari tahu bagaimana Rasulullah saw. hidup, bagaimana beliau makan, bagaimana beliau berbicara. Tidak ada satupun orang di dunia ini yang hidupnya direkam, tidak ada manusia ataupun sesuatu apapun yang hidupnya mendapatkan begitu besar perhatian,, maha suci Allah,, sangat sulit sekali untuk memilih bagian mana kita akan berbicara tetnang sosok Rasulullah Saw.."

"Saya tahu Islam sejak saya dilahirkan, tetanggaku dan teman akrabku banyak yang muslim. Tetapi yang paling menyedihkan adalah, mereka tidak pernah memperkenalkan kami atau bahkan mengajak kami ke Islam. Mereka hanya menyoraki kami bahwa kami "kafir..kafir..". Kami tidak pernah melihat Alquran, karena kami tidak diperbolehkan memegangnya, mereka hanya bilang kalau kami adalah "najis..najis..!!". Kami belum tahu semua itu, setahuku itu merupakan bagiana dari Islam yang saya tidak akan menjadi bagian dari mereka. Bagiku (sebelum menjadi Islam), Islam bukanlah agama, itu hanyalah sesuatu yang Arab dan diperuntukkan utk orang Arab saja. Saya bahkan tidak tahu kalau Islam merupakan sesuatu yang saya bisa menjadi bagian darinya. Saya tidak tahu itu, juga mungkin karena saya tidak pernah diajak, dan selalu saja dibuat untuk merasa bahwa saya memang tidaklah diajak.."

Anda bisa membayangkan, selama enam tahun saya pergi ke Mekah sebagai pramugari, dan sering mendengar orang-orang yang berangkat haji mengucapkan "Labaika Allahumma labaik.." tanpa tahu apa yang mereka maksudkan. Tetapi Alhamdulillah, mungkin Allah tidak marah kepadaku untuk menjadikanku sebagai seorang muslim di kemudian hari, karena sangat mungkin saya tidak akan menemukan Islam -jika Allah marah padaku-.

Sebelum menjadi seorang muslim, saya sudah tahu tentang nabi Muhammad Saw.. Waktu itu saya berfikir bahwa dia hanyalah seorang lelaki Arab, seorang yang gila yang kemana-mana selalu membawa pedang sambil mengancam akan memenggal kepala setiap manusia. Saya tidak pernah tahu sosoknya yang sebenarnya karena tidak ada yang memperkenalkanku. Juga yang saya tahu tentang Muhammad adalah tahunnya yang 622 H, ini sekedar agar saya bisa lolos ujian sekolah.

Setelah saya menjadi seorang muslim, apa yang bisa kuungkapkan, terkadang saya tidak bisa menunggu terlalu lama untuk segera mati agar bisa bertemu dan melihat wajah Rasulullah Saw.. Apa yang bisa kuungkapkan terhadap manusia mulia yang dipilih Allah untuk membawa risalah-Nya, menjadi rahmat bagi seluruh alam..??!!??(*menangis)

TV: "Apa nasehat anda untuk pemuda Islam..??"

Aisyah: "Kita belum terlambat,,kita belum terlambat untuk membuka mata, untuk melihat dunia, mencari pahala dan menyebarkan dan menyampaikan risalah Islam. Kita harus menyampaikan ajaran Islam dengan perbuatan. Karena kita tidak mempunyai banyak waktu.. Bagaimana bisa seseorang berharap mendapatkan syafaat Rasulullah Saw. di hari kiamat, sedangkan ia mengabaikkan Rasulullah Saw. selama hidup di dunia...???? Dapatkah kita berharap bahwa suatu hari nanti di hari kiamat bisa berjalan bersama Rasulullah Saw. melewati "shirat"...???? Ini logika matematika sederhana..!! Apabila kita mencintai seseorang, kita akan mengikutinya, membuat diri kita berarti untuknya. Lantas, apa yang kita kerjakan untuk kekasih kita Rasulullah Saw..?!!?"


TV: "Jika saat ini Rasulullah Saw. ada di sini, apa yang akan anda lakukan..??'

Aisyah: Sambil menangis, ia menjawab: "Mungkin,,mungkin,,mungkin saya hanya ingin memintanya untuk membangunkan umat Islam, untuk menyadarkan semua orang agar menerima ajarannya. Agar manusia sadar sebelum hari akhir datang, hari yang kita tidak dapat melakukan apapun.. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah..

______________oOo_____________________

Nasehat untuk diri ane, dan kepada semuanya..

"Bagaimana bisa seseorang berharap mendapatkan syafaat Rasulullah Saw. di hari kiamat, sedangkan ia mengabaikkan Rasulullah Saw. selama hidup di dunia...???? Dapatkah kita berharap bahwa suatu hari nanti di hari kiamat bisa berjalan bersama Rasulullah Saw. melewati "shirat"...???? Ini logika matematika sederhana..!!

Bismillah,,kita akan berusaha meneladani Rasulullah Saw. sebagai bentuk ungkapan cinta kita,,dan semoga di akherat kelak kita bisa mendapatkan syafaatnya..

Amiin.
Read more >>

Bukti Cinta Kepada Rasulullah Saw.

Seorang pedagang kaki lima di salah satu gang sempit kota Kairo, ketika dia ditanya: "Apa yang akan kamu lakukan seandainya Rasulullah Saw. ada di hadapanmu saat ini..??"., ia tidak menjawab, hanya senyum sebentar, lalu menunduk sambil menangis..

Mabda' asasi atau pondasi dasar ketika kita belajar tentang sosok Rasulullah Saw. adalah, bahwa kita mengenal dan meneladani sosoknya bukan untuk kembali ke masa beliau hidup, tapi bagaimana menghadirkan beliau seakan-akan berada di masa kita,.di hadapan kita..

Kesalahan beberapa orang, ketika belajar dan ingin meneladani sosok Rasulullah Saw., mereka justru ingin agar kita kembali ke 14 abad yg lalu, mundur meninggalkan peradaban, menolak dan menentang modernitas..

Ajaran Rasulullah Saw. yg mencakup teologi, nilai-nilai moral dan ketinggian akhlak, tidaklah diajarkan dan hanya bisa diterapkan pada masa beliau hidup, namun ajarannya berlaku dan dapat diterapkan kapanpun, selaras sebagai pedoman manusia sepanjang zaman.

Oleh karena itu, meneladani sosok Rasulullah Saw., kita tidak perlu harus kembali dan mengembalikan segalanya ke masa beliau hidup, tapi bagaimana kita bisa membawa nilai ajarannya dan meneladaninya di masa kita saat ini hidup.

Michael H. Hart, penulis buku paling kontroversial "The 100 Most Influential Persons in History", yang menempatkan Rasulullah Saw. di urutan pertama, menerangkan bahwa Muhammad Saw. adalah sosok yang bertanggung jawab terhadap teologi Islam maupun prinsip moral dan etiknya, yang bahkan sampai 14 abad setelah meninggalnya, ajarannya masih merasuk kuat di hati para pengikutnya.

Kaitannya dengan meneladani sosok Rasulullah saw., dari ungkapan jujur Hart di atas, kita dapat memperjelas bahwa tidak ada prinsip moral dan etiknya yang dapat bertahan kuat 14 abad kecuali memang prinsip moral dan etiknya tersebut bisa berlaku untuk diteladani sepanjang zaman.

Kembali ke pedagang kaki lima di awal, dengan melihat sikapnya yang lantas menangis setelah ditanya tentang pertanyaan yang -sebenarnya- sederhana, kita bisa melihat betapa masih kuatnya figur Rasulullah Saw.. Lantas bagaimanakah dengan kita jika diajukan pertanyaan yang serupa..?

"Seandainya Rasulullah Saw. berada di hadapan kita saat ini, apa yang akan kita lakukan...?? Seandainya Rasulullah saw. berada di hadapan kita saat ini, masihkah kita bertahan dalam kejahiliyahan; merokok, berpakaian primitif yang mengumbar aurat, dls...???

Semoga kita masih mempunyai rasa malu dengan hanya membayangkan Rasulullah Saw. berada di hadapan kita. Malu yang kemudian dapat membawa kita lebih menjaga diri untuk terus berusaha meneladani sosok agung ini. Dan semoga dengan rasa cinta ini, nanti kita termasuk orang yang bisa bersanding di sisi Rasulullan Saw. dan mendapatkan syafa'atnya di hari perhitungan kelak..


Lau kaanaa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam baynanaa al an.. Jalla man shalla 'alaihi. Allahumma shalli 'ala Muhammad, wa 'ala alihi Muhammad..
Read more >>

Negeri Akherat

Kawan, pernahkah kita membayangkan bagaimana kita ketika dibangkitkan dari kubur nanti..?? Apa yang ada di hadapan kita.,dan apa yang kita dengar dan pikirkan ketika itu..??

Hari itu, kita akan dikumpulkan Allah di sebuah padang-hamparan yang tanahnya berwarna putih. Hamparan itu datar yang luasnya seluas langit dan bumi, tidak ada bagian yang lebih tinggi atau lebih rendah dari bagian yang lain. Apapun yang bisa kita bayangkan, yang jelas hamparan itu sudah bukan lagi negeri 'dunia', itu adalah negeri kita yang sebenarnya, tempat kita akan meneruskan kehidupan SELAMA-LAMANYA, itulah negeri akherat.

Negeri akherat, segala kepastian yang akan terjadi di negeri itu tidaklah seperti kepastian apapun yang kita rencanakan di dunia ini (ketika kita mengatakan: "Aku akan mengedipkan mata sepuluh kali..", ternyata pada kedipan ke lima, Izrail sudah terlebih dahulu mengambil nyawa kita). Tetapi negeri akherat, datangnya dan segala hal yang sudah dikatakan Allah, adalah suatu kepastian yang pasti terjadi.

Negeri abadi, kita akan hidup selama-lamanya di sana. Selama-lamanya artinya tidak terbatas pada hitungan hari, minggu, tahun, ratusan tahun, milyaran tahun, triliyunan tahun. Lantas, apalah nilai kehidupan dunia ini jika dibadingkan dengan hidup yang TIDAK akan mati itu..??!!??

Dan pernahkah kita menyadari, bahwa akherat begitu sangat dekat dengan kita saat ini. Alam dunia dan akherat, keduanya hanya dipisahkan oleh yang namanya 'kematian'. Karena itu, jika roh sudah terlepas dari jasad, pada dasarnya kita sedang memasuki GERBANG PERTAMA menuju kampung abadi.. Gerbang itu ada di hadapan kita, di balik pekat hitam ketika kita memejamkan mata..

Negeri akherat, pada hari itu tidak berlaku lagi hukum dunia; tidak ada tuntutan dan pahala mengerjakan amal shaleh (shalat, shadaqah, menjaga aurat, dll.), dan begitu pula tidak ada larangan dan dosa.


"Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua) [35], pada hari itu manusia lari dari saudaranya [36], dan dari ibu dan bapaknya [37], dan dari istri dan anak-anaknya [38]. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukannya [39]." (Q.S. 'Abasa: 35-39)

Pada hari itu, manusia akan saling berkejar-kejaran untuk meminta tambahan "hasanah" (pahala kebaikan) dari orang lain. Seorang Ibu berkata pada anaknya: "Nak, berikanlah ibu SATU kebaikan saja, bukankah aku dulu pernah mengasuhmu sehingga kau dewasa..??", lalu anaknya menjawab: "Ibu, saat ini aku juga sedang mencari SATU kebaikan, kenapa tidak kau berikan aku satu saja, bukankah aku dulu juga pernah berjasa kepadamu..?? Lalu mereka berdua lari mencari yang lain.. Dan begitulah seterusnya, seorang istri ke suaminya, bapak ke anaknya, kakek ke cucunya..

Dan itulah negeri akherat, kampung kita sebenarnya..
NastaghfiruLlah wa natubu iliHi..
----------------------------

Kawan,.permitaanku padamu,, sampai suatu saat nanti roh ini pisah dari badan, maukah kamu selalu menasehati dan mengingatkanku dalam kebaikan..??!!?? Mumpung aku masih bisa meminta tolong padamu..
:)
Read more >>

Sebelum Mata Terlena..

Seperti apa yang pernah dituturkan guruku saat SMA dulu, bahwa seseorang yang pada awalnya pernah diwarni oleh nilai-nilai spiritual, lalu suatu saat ia terlena dengan dunianya, maka suatu saat ketika ia mendapatkan jiwanya kering, sepi, kosong, hampa, ia akan mencari kembali referensi awalnya, kembali pada spiritualitas.

Setidaknya ini yang mungkin saat ini kualami; kembali mencari referensiku yang terselip. Meskipun sebenarnya akupun belum begitu jelas, referensi yang mana yang akan kuambil. Karena bertumpuk-tumpuk referensi yang pernah kukumpulkan, semuanya adalah hasil kompromi antara akal dan iman; pembenaran dan kebenaran.. Yaa Rabb, kenapa aku terlalu nakal...?? huft..!!

Aku memang harus mencari kembali referensiku yang terselip, karena sangat tidak mungkin untuk terus melangkah tanpa sandaran yang kuat. Bagaimana aku akan menuntun orang lain berjalan sedangkan aku masih terseok-seok sering terjatuh...?? Bagaimana mungkin aku memberi petunjuk arah orang lain sedangkan aku sendiri termasuk orang yang kehilangan arah...??


Yaa Rabb,,sudah berapa banyak orang yang rusak karenaku..
Jika mereka pernah menangis, dan mungkin sampai sekarang masih menyimpan dendam, hamba-Mu yang lemah ini hanya memohon ampunan-Mu..



Sebelum mata terlena
Di buaian malam gelita
Tafakurku di pembaringan
Mengenangkan nasib diri

Yang kerdil lemah yang bersalut dosa
Mampukah ku mengharungi titian sirat nanti
Membawa dosa yang menggunung tinggi
Terkapai ku mencari limpahan hidayah Mu

Agar terlerai kesangsian hati ini
Sekadar air mata tak mampu membasuhi dosa ini

Sebelum mata terlena
Dengarlah rintihan hati ini
Tuhan beratnya dosa ku
Tak daya ku pikul sendiri

Hanyalah rahmat dan kasih sayang Mu
Yang dapat meringankan hulurkan maghfirah Mu
Andainya esok bukan milik ku lagi
Dan mata pun ku tak pasti akan terbuka lagi

Sebnelum berangkat ke daerah sana
Lepaskan beban ini
Yang mencengkam jiwa dan raga ku

Selimut diri ku
Dengan sutra kasih sayang Mu
Agar lena nanti ku mimpikan
Syurga yang indah abadi

Pabila ku terjaga
Dapat lagi ku rasai
Betapa harumnya
Wangian syurga firdausi oh Ilahi

Disepertiga malam
Sujud ku menghambakan diri
Akan ku teruskan pengabdian ku pada Mu
Read more >>

Masih ada waktu 6 bulan lagi..

Sedemikian istimewa Allah mengatur hidupku, sungguh-pun tidak ada orang tahu, yang pasti aku benar-benar merasakannya..

Beberapa bulan ini pertanyaan yang membuatku pusing adalah: “Apakah aku harus pulang cepat..??”, sampai tadi malam aku belum bias menjawab pertanyaanku tersebut. Dan alhamdulillah, ternyata Allah Swt. Memberikan jawaban pagi ini: “Jangan pulang dulu..!!”

Aku tidak akan pernah ragu dengan jawaban Allah, karena apa yang sedang kujalani saat ini pada hakekatnya adalah jawaban-Nya –pula- dari pertanyaan-pertanyaanku sebelumnya. Karena jika hanya menggunakan rasional-nalar untuk melihat perjalanan –misalnya- studiku, nalar pasti akan bicara bahwa apa yang sedang kujalani saat ini tidaklah masuk akal..

Baru satu hari aku mendapatkan jawaban itu, saat ini aku sudah tersenyum, seakan-akan sudah bisa merasakan hikmah dari jawaban itu..

Aku masih diberi waktu 6 bulan lagi di Kairo, dan 6 bulan merupakan waktu yang singkat untuk sekedar menjalani hikmah dari jawaban Allah tadi..

Dalam waktu 6 bulan ini, Allah masih memberiku kesempatan untuk mengunjungi ka’bah, sujud di raudhah, dan berdoa di dekat makam Rasulullah Saw.. Inilah hikmah, karena jika aku pulang ke Indonesia cepat, mungkin umurku tak panjang, dan aku akan mati sebelum sempat ziarah ke tanah suci. Na’udzubilLah, sanggupkah aku membawa dosa yang bertumpuk-tumpuk untuk menghadapi hisabku di akherat kelak..??? (Yaa Rabb,.berilah kesempatan hamba-Mu ini untuk sujud di raudhah-Mu..)

Dalam waktu 6 bulan ini juga, aku diberi kesempatan Allah untuk menyelesaikan bukuku. Karena jika buku ini tidak selesai dan ajal lebih dulu menjemputku, maka amal apa yang bisa kubawa dan bisa terus memberiku kucuran pahala untuk kehidupanku kelak..?? Selebihnya, jika buku ini tidak selesai, lantas dengan apa aku akan mendapatkan biaya untuk bisa cepat-cepat mempersunting gadis itu..?? Hal yang sungguh memalukan jika masih meminta biaya orang tua..

Dalam 6 bulan ini juga, aku masih bisa merealisasikan agendaku untuk keliling Afrika. Semuanya ada di 6 bulan ke depan, dan merupakan waktu yang sangat singkat..

At last, my saying good bye for not coming to Vienna University this year. I promise someday I will scratch and write my name on your wall.. And my sincere sorry belongs to Prof. Sarah ‘Harvard’ for not completing my admission, totally I regret to miss your class,, I’ll meet you next year.. InsaAllah..
Read more >>

Perbanyaklah Sedekah..!

Suatu hari pada zaman Rasulullah Saw., ada seseorang yang ketika sakaratul maut tidak mengucap kalimat syahadat, tetapi malah mengucap "laitaha thawilah (seandainya lebih panjang),,,laitaha jadidah (seandainya yang baru),,laitaha kamilah (seandainya semuanya)". Kemudian para sahabat menanyakan hal ini kepada Rasulullah Saw..

Rasulullah Saw. tersenyum mendengarnya, "Apa yang diucapkan orang itu tidak keliru. Suatu hari ia bertemu dengan orang buta. Si buta itu tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntun, maka ia membimbingnya berjalan. Dan tatkala ia hendak menghembuskan nafas terakhir, ia menyaksikan betapa besar pahala amal shalehnya itu, lalu ia pun berkata "seandainya lebih panjang..". Maksudnya, andaikata ia membimbing si buta itu lebih panjang lagi untuk berjalan, pasti pahalanya akan lebih besar pula.

Adapun ucapannya yang kedua, ia sedang melihat pahala dari hasil perbuatannya yang lain. Suatu hari ketika cuaca sangat dingin, di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil. Melihat lelaki tua itu kedinginan, maka ia memberikan salah satu bajunya yang lama, dan membawa pulang yang masih baru. Menjelang saat-saat ajal menjemputnya, ia melihat besarnya pahala amalnya sehingga ia pun menyesal dan berkata "seandainya yang baru..".

Dan untuk ucapannya yang ketiga, pada suatu ketika ia sangat lelah dan lapar. Lalu ia membuka sepotong roti yang disiapkan oleh istrinya. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba-tiba datang seorang pengemis yang terlihat sangat kelaparan. Lantas ia membagi rotinya menjadi dua potong untuk pengemis itu. Maka ketika ia melihat besarnya pahala yang diperolehnya, ia pun menyesal dan berkata "seandainya semuanya..", artinya jika roti itu kuberikan semuanya, tentu pahala yang akan aku dapat akan lebih besar pula."


Rabbanaa laa taj'a'l liy dunyaa akbara hamminaa..
Wa laa mablagha 'ilminaa...

Yaa Rabb,,jangan Kau jadikan dunia sebagai prioritas hasrat kami..
Dan jangan Kau jadikan pula dunia sebagai tujuan ilmu kami..

BIP 3th build, 20 Ramadhan 1431 H/30 Agust 2010 M.


Read more >>

Pituturing Urip Mbah Kakung

Putuku bocah bagos, podo gatekno pituturing urip.. Simbah arep paring sangu nggo koe kabeh, mumpung Gusti isih kerso paring umur dowo.. Podo gatekno sing tenan yo nggér..!

Nggér cah bagos, urip neng ndonyo kui sejatine mung mampir ngombe. Sing jenenge wong mampir mesti bakal neroske laku. Dadi, ngombeo sak cukupmu terus jupuken gawenen sangu..!

Lelakuning urip menungso ora iso adoh seko sing jenenge pati, mulo kui, podo akeh-akehno leh'mu golek sangu nggo akheratmu. Kui omahmu sing sakbenere..

Putuku sing bagos dewe, pisan-pisan ojo nganti koe silap ambi padanging ndonyo.. Ngertenono yo Le, sejatine padanging ndonyo kui nyilapke alam pikirmu, ngrusak bebenermu, ngepyurke atimu..

Thole anakku, podho sekolaho sing dhuwur, dadio wong sing migunani, iso gawe senenge simbok bapakmu..!!

Anakku cah bagos, mbesuk nek Gusti Pangeran paring koe bondo sing luwih lan pangkat kang dhuwur, ojo lali asal usulmu yo Le.. Ojo dumeh wis dadi wong mulyo, terus koe lali..!!

Dadio wong sing jembar dodomu, resik atimu lan bening pikirmu.. Ojo pisan-pisan dadi menungso sing serakah nguber bondo, ojo pisan-pisan dadi menungso sing kedanan pangkat.. Delehno ndonyo cukup mung ono tanganmu, ojo mbo delehne neng atimu, mesthi koe dadi menungso sing linuwih ono ngarepe Gusti Allah lan menungso kabeh..

Putuku bocah bagos, saiki koe kabeh wis podo gede, simbok bapakmu wis ora kuat meneh nggendong koe. Mripatku yo wis ora bening meneh nyawang koe kabeh. Adoh opo cedak, sing jelas aku, simbok bapakmu mesti mulih disik marang Gusti.. Uripo sing bener yo anakku cah bagos..!

Uripo sing bener, ojo pisan-pisan nabrak angger-anggere Pangeran..mugo-mugo mulyo uripmu, tansah diparingi pangayomane Gusti Kang Makaryo Jagad...

....

Percikan mutiara hidup yang kusarikan dari petuah kakek, untk cucu-cucunya yang kini telah beranjak dewasa..

Semoga AlLah Swt. selalu melimpahkan rahmat dan kasih sayangnya untk kakek/nenekku yang kini semakin beranjak senja.. Amin..

Dan semoga AlLah memaafkan dan mengampuni dosa-dosaku yang telah sering mengabaikan nasehat-nasehat mereka, bahkan menabrak garis-garis Langit..

Terimakasih yaa Rabb, Kau telah menitipkan aku kedunia fana ini kepada orang yang berhati seluas langit..

Untk kakek/nenek'ku yang selalu aku cintai..
Read more >>

Jilbabmu adalah kehormatan dan Ketundukanmu..

Sudah beberapa hari ini aku tak mem'publish' note, hanya kunikmati sendiri pada 'save as draft',. Semua hanya berisi goretan-goretan emosi dan sedikit gejolak pemikiran. Tapi sungguh, meskipun sudah kumuntahkan, masih ada saja riak-riak yang menyumbat..

Selanjutnya, aku mengingatkan jangan sampai coretanku menjadi beban pikiran siapapun juga yang kebetulan membaca, karena masih ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan.. Dan aku yakin kalian lebih pintar dan mengerti dariku..!

Saat kutulis ini, 50 % jiwaku sudah tak utuh, karena ia sudah tertidur lelah. Semoga saja 50 % kesadaranku ini merupakan KaHfi yang paling waras..

Kuawali dengan pengakuan jujurku tentang diriku, "Aku bukanlah orang baik, namun aku akan tetap berusaha menjadi orang baik.."

Kesalahan berfikir yang selama ini kupahami adalah bahwa "aku bukan orang baik, karena itu aku tak mau mengajak orang untuk menjadi baik.."

Bodohnya aku ini..!!!
Sahabat Rasulullah Saw.,pun dulu juga pernah mengalami masa jahiliyah, baik secara akhlak maupun tradisi. Dan setelah mereka masuk Islam, proses untuk meninggalkan kejahiliyahan itu terus berlangsung, bahkan sampai akhir hayat.

Pertanyaanku pada diriku sendiri adalah, "Apakah masa lalu mereka yang jahiliyah menghalangi mereka untuk mengajak dan mengingatkan manusia ke jalan yang benar..??" ..TIDAK..!!

Menjadi baik adalah sebuah proses, ia berada pada lintasan/jalan kebaikan. Jadi, selama kita berada dalam lintasan untuk menuju kebaikan, ajaklah orang untuk mengikuti lintasan yang sedang kita lalui..!!

Lalu, apakah kita sudah sampai pada titik 'baik' sebagaimana lintasan itu mengarah/menuju..?? Belum, kita belum sampai, tapi yakinlah kita akan sampai, karena nilai-nilai kebaikan yang kita jadikan 'peta' adalah nilai-nilai kebenaran Ketuhanan..

Selanjutnya..

Tentu kita menerima ungkapan "Emas meskipun keluar dari mulut anjing tetaplah emas..."

Sekarang aku mau mengeluarkan emas itu, terserah kalian anggap aku ini apa. Tetapi ingat, kebenaran yang kita anut adalah kebenaran nilai-nilai Ketuhanan yang sifatnya mutlak..!!

Jilbab..aku sungguh "out of understanding" melihat kawan-kawan yang mulai melepaskan jilbabnya, seolah-olah mereka bangga jika auratnya dikonsumsi publik.. namun lebih dari itu, apakah mereka tidak tahu bahwa jilbab itu wajib..?? Tidakkah mereka tahu bahwa yang boleh tampak dari mereka hanyalah wajah dan telapak tangan..?? Seberani itukah mereka menentang, dan tidak sadarkah mereka siapa yang sedang mereka tentang..?? Tidak tahukah mereka bahwa menanggalkan jilbab sama halnya menginjak-injak agama..?? Kenapa justru kawan-kawan yang pernah 'dicekoki' prinsip-prinsip agama malah menentangnya..?? Atau mungkin mereka merasa bahwa nanti tidak akan dimintai pertanggung jawaban..??

Jilbab merupakan hal prinsip dalam Islam, meskipun disampaikan oleh penjahat yang paling hina-pun, hal ini tetaplah kebenaran..

Kawan, jilbabmu tak hanya berbicara tentang bahasa kehormatan, namun jauh di atas itu ia adalah bahasa kemuliaan dan bentuk ketundukan sebagai hamba. Jangan pernah berfikir dengan 'rambutmu yang panjang lurus terurai dan pakaian ketat sexy' itu akan menambah pesona kecantikanmu, tapi justru hargamu semakin murah dan kehormatanmu semakin jatuh. Maka bagaimana dengan kemuliaanmu di depan manusia dan Tuhanmu..??

Sekali lagi, mereka yang mengingatkanmu berada dalam lintasan kebenaran, meskipun belum sepenuhnya menjadi orang yang benar, tapi lintasan ini adalah lintasan dengan tujuan kebenaran..

Tapi bagaimanapun, bertingkahlah semaumu karena tugas kita hanyalah saling nasehat-menasehati, ingat mengingatkan.. Selanjutnya tinggal urusanmu dengan Tuhanmu..
Read more >>

Untukku yang sering 'lupa'..

Perjalanan hidup manusia memang penuh liku, dari semenjak bayi ketika masih sering ngompol digendongan ibu, sampai masa SD ketika manja-manjanya, trus SMP ketika sudah mulai berfikir dan bernalar, SMA ketika sudah kenal dengan ‘cinta’, dan lebih kompleks lagi dengan bertambahnya usia..

Pelan-pelan sang waktu telah menggiringku melewati umur. Seperti baru kemarin aku didafarkan Ayah/Ibu ke SD, seperti baru kemarin juga aku masuk SMP, sampai tamat SMA dan memasuki bangku kuliah. Perlahan-lahan dan sangat tidak disadari, terlalu lama ternyata aku beralur dan berproses meninggalkan kepingan-kepingan sang waktu. . terlena dalam kekosongan dengan perencanaan yang tidak ada orientasi masa depan,.Semuanya serba tidak jelas dan hanya meninggalkan dua kepastian; rugi dan penyesalan..!

Kali ini aku ingin menasehati diriku sendiri, yang sering goyah terombang-ambing ego. Aku ingin mengetuk titik kesadaran, mengembalikan kembali semangat yang dulu pernah meletup-letup dengan sorot mata tajam penuh optimisme.

Untuk diriku yang sering lupa..!

Kawan, akan aku tunjukkan padamu..

Suatu ketika, di sore mankala matahari sudah hampir tenggelam di balik gunung sebelah barat, aku yang waktu itu masih kecil, diajak kakek memandikan kerbau di sungai pinggir desa. Selesai memandikan kerbau dan menunggu sore, kakek duduk di sampingku, pelan-pelan tangannya mengelus kepalaku sambil bilang “ Le putuku..(dalam B.Jawa) koe sok nek gede kudu dadi wong sing pinter ben iso numpak montor mabur, sekolahe sing dhuwur” (Le cucuku..kamu nanti jika sudah besar harus jadi anak yang pintar biar bisa naik pesawat, sekolah yang jauh!!)..

Kawan, tahukah kamu bahwa kata-kata singkat kakek itu seperti petir dengan ribuan volt yang sanggup meratakan gunung..??..Seperti gesekan arus-arus pendek saraf sensorikku, kemudian memantulkan neuron ke pupil mataku, dan dalam sekejap melambungkan anganku,..
Meskipun pelan, namun sampai detik ini, kata-kata itu masih terngiang-ngiang menjadi inspirasi dan motivasi dalam hidupku selanjutnya. Kata-kata itulah yang mampu menjagaku dari ujung malam sampai malam berikutnya untuk ingin selalu belajar.. Nasehat yang mengajariku bagaimana menghargai masa remaja ini, dan bagaimana mensikapi umur yang selalu berkurang..

Sekali lagi, untuk diriku yang sering lupa...!

Sadar tidak, bahwa kita termasuk manusia-manusia yang beruntung karena tidak pernah merasakan pahitnya kemiskinan..? Rata-rata kita dilahirkan dalam kecukupan, tidak pernah merasakan kelaparan, dan bisa sekolah bahkan dengan fasilitas yang lebih..

Kita jauh lebih beruntung dari seorang Lintang tokoh Laskar Pelangi, anak desa yang sangat miskin yang ke sekolah harus mengayuh sepedanya 80 km setiap hari. Atau dari Ikal, yang membiayai sekolah dengan menjadi buruh tambang. Atau dari tokoh ‘Rasus’ dalam 'Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk'-nya Ahmad Tohari. Atau mungkin dari tokoh ‘Maisaroh’ dalam 'Djazabnya Pesantren'. Bahkan dari Ahmad Syafi’i Ma’arif dalam 'Titik kisar Di Perjalananku', beliau yang sampai umur 39 masih kesulitan menghidupi keluarganya dan tidak mampu menyewa kontrakan sendiri untuk keluarganya.

Sekali lagi, untuk diriku yang sering lupa...!

Petakan masa depan yang masih sangat panjang ini. Ambillah ketegasan, akan kita posisikan di mana diri kita di antara teman-teman seperjuangan di SMA dan kuliah..?. Apakah kita hanya akan menjadi tokoh antagonis yang munculnya sekedar untuk menghibur dari ketegangan dan tidak membawa pencerahan, ataukah menjadi aktor utama yang datangnya membawa dan mengakhiri cerita???

Aku ingin lebih bijaksana memaknai masa remaja ini, masa kuliah yang sangat singkat dengan umur yang sangat terbatas. Karena setelah kedua masa tersebut berlalu, akan datang masa yang sudah tidak ada lagi batas toleransi dari sebuah teori sebab akibat; tidak bisa berarti tidak tahu, tidak tahu berarti bodoh, bodoh berarti ditinggalkan, ditinggalkan berarti tidak dipakai, tidak dipakai??..dibuang saja..!!!!

Orang tua pasti juga sudah jauh menuju senja. Konseplah masa depan ini selagi mereka masih ada. Agar mereka menyaksikan 'mutiara cinta'nya optimis menyongsong hari esok. Petakan kemana kita akan melangkah, tinggalkan aktifitas-aktifitas yang tidak bermanfaat, orientasikan dalam setiap langkah hanya untuk pengembangan diri demi sebuah impian dan cita-cita...

Sekali lagi, untuk diriku yang sering lupa...!
Bermimpilah., karena Tuhan pasti akan memeluk mimpi-mimpi kita..!

Kasih manusia sering bermusim,,sayang manusia tiada abadi,,
kasih Tuhan tiada bertepi,,sayang Tuhan janjinya pasti..(Raihan)


facebook's note, Saturday, February 6, 2010 at 11:34am

Read more >>

Pituturing Urip


Obat hati ada lima perkara..
yang pertama membaca al-Qur’an dan maknanya..
yang ke dua shalat malam dirikanlah..
yang ke tiga berkumpullah dengan orang shaleh..
yang ke empat perbanyaklah berpuasa..
yang ke lima zikir malam perpanjanglah..

Terlalu terlena dan pongah dengan dunia, sehingga ketika membaca kelima hal di atas tidak ada reaksi di hati,mungkinkah hati kita telah mati…mungkinkah cermin yang paling berharga dan jujur itu telah pecah dan hancur???
Padahal sesungguhnya kelima hal di atas sebagai obat kehidupan.
Ketika merasakan beban dunia yang begitu berat, himpitan masalah kian membebani pikiran, ketika tangis dan air mata sdah tak tertahankan kelima hal di atas adalah solusi..
Di kegelapan malam suara gemericik air dan hembusan angin berbarengaan dengan langkah sunyi menjadi sangat bermakna untuk mengobati kerinduan hati pada sang pencipta alam..
Alangkah ruginya mereka yang mendapatkan kesempatan bertemu dngan Rabb nya di kesunyian tetapi malah menarik selimut mengelap iler.

falsafah kehidupan tentang kematian..bahwa setiap nyawa tidak ada yang kekal..
Bahwa bang Opick pernah bilang:>setiap mata hati tangan kaki akan menjadi saksi…
dan benar kiranya bahwa setiap dosa diri akan di hakimi..
pada waktu itu terlambatlah sudah penyesalan dan taubat..
tangispun sdah tidak di butuhkan..
dan ketika timbangan amal di bagikan pada saat itu manusia mendapati jalan hidup yang wajib di tempuh kemudian..
bahwa semua mata hati semuanya adalah saksi,,tak satupun selain kuasa Illahi..

>tiada dusta diri yang tak terhakimi..
>luka sepi air mata tak berarti ..

Wahai manusia yang selalu membangga-banggakan dunia, sesungguhnya dengan kehidupanmu sekarang ini masa depanmu kau bangun an kau warnai ,,
kamu bisa berdusta kepada seluruh manusia..tetapi selamanya kamu tdak akan pernah bisa berdusta pada hati nuranimu sendiri…
bukankah manusia tidak bisa berbohong pada hati nuraninya??
karena ketetapan illahi pada saat itu adalah benar adanya..

(June 23rd, 2007 by almanafi)

Read more >>